Showing posts with label Musik. Show all posts
Showing posts with label Musik. Show all posts

16 November 2013

, , , ,

Keep Your Eyes Open and Just Close Your Eyes

Saya ingin berbicara tentang dua lagu Taylor Swift yang menjadi soundtrack film Hunger Games. By the way, seminggu lagi Hunger Games 2: Catching Fire mau rilis. Yeay.

Sambil mendengarkan lagu acapella gubahan Mike Tompkins, saya baca-baca tulisan lawas saya di blogspot. Dan, nge-blog adalah godaan terkuat ketika mengerjakan skripsi. Oke, kembali ke lagu Taylor, di lagu pertama yang berjudul Eyes Open. Ada lirik yang berbunyi, keep your eyes open ... kalimat yang meminta kita untuk tetap bertahan membuka mata atas kejadian yang mungkin terjadi. Sementara di soundtrack lain yang berjudul Safe and Sound (apa kebalik ya) ada lirik yang berbunyi, just close your eyes ... seolah meminta kita pasrah menutup mata pada keadaan yang tengah terjadi.

Kedua lirik dalam dua soundtrack Hunger Games ini seolah selaras dengan balasan saya ke twitter @mizanmediautama ketika dia bertanya ceritakan pengalaman inspiratif apa yang membuat kalian sadar bahwa hidup ini indah. Lalu saya menjawab ...




Ya, saya sedang mendalami proses spiritual dalam kelahiran (hidup) dan kematian. Lirik keep your eyes open (tentang bertahan dalam kehidupan) dan lirik just close your eyes (tentang menyerah dalam kematian) kembali menjadi pemicu insprasi saya untuk membuat cerita mengenai kehidupan dan kematian. Apa yang membuat kita merasa usefull untuk tetap bertahan hidup dan apa yang membuat kita bisa merasa berserah bahwa kematian akan menjadi akhir perjalanan kita di dunia.

Jadi begini, setelah menyelesaikan novel 'Spasi', saya berencana membuat novel yang berjudul 'Insting'. Berbeda dengan 'Spasi' yang mengharuskan saya mengambil tema 'Passion', novel 'Insting' ini bertemakan 'Pulang', termasuk pulang kembali ke dalam ketiadaan atau mati. Rencananya (yeah, ini memang baru wacana), tokoh di dalam novel 'Insting' sama dengan tokoh dalam novel 'Spasi'. Sambil praktek di RSHS, saya sambil mempelajari proses lost and grief orang-orang terhadap kematian.

Semoga saya masih bisa menulis novel ^_^

By the way, nge-blog dan menceritakan tentang proyek novel itu benar-benar godaan ketika menulis skripsi.

Continue reading Keep Your Eyes Open and Just Close Your Eyes

30 July 2012

04 July 2012

, ,

"Angsa dan Serigala" Keluar Kandang

Kembali ke berbulan-bulan lalu di akhir tahun 2011. Ketika BEM Kema Unpad mengadakan Buper (Bumi Pagelaran) Unpad 2011. Banyak bintang tamu yang tampil, yang paling banyak penontonnya adalah saat Saman Geologi yang menyebut diri mereka Gigolos itu tampil. Saya suka saman ini, lucu aja, tapi bukan cuma Gigolos yang saya sukai tampilannya, saya juga suka Karinding Merinding (apa Karinding Attack ya?) pokoknya Karinding dari FISIP Unpad lah. Karena memang Karinding di Unpad itu ada banyak.

Puncak para bintang tamu, di tengah malam, ada Angsa dan Serigala. Awalnya saya bertanya-tanya, saya kira ada semacam kabaret fabel di Buper, tapi ternyata Angsa dan Serigala ini adalah sebuah band dari FISIP Unpad. Orang bilang, ini band banyak fansnya di Unpad dan bahkan Bandung. Ah, masa iya, kok saya ga tahu. Sebenarnya saat itu penasaran dengan Angsa dan Serigala Band, tapi karena mereka tampilnya larut malam banget, jadi saya milih diam di Sekre BEM karena males berkeliaran malam-malam di luar.


Dan hari ini, saat saya nonton AMI (Anugerah Musik Indonesia), ada nominasi pendatang baru terbaik. Nominasi yang pertama disebutkan adalah Angsa dan Serigala, saya langsung bergumam berkali-kali. Angsa dan Serigala? Perasaan pernah denger. Dimana ya?

Akhirnya searching di google dan mendapatkan arsip mengenai Fornas Unpad 2011 yang penutupannya dilaksanakan saat Buper Unpad 2011. Ingatlah saya bahwa Angsa dan Serigala adalah band yang digadang-gadang bintang tamu paling mahal di Buper Unpad 2011. Dan sekarang mereka sudah dikenal di industri musik ibukota. Congrats.

Buat yang ga tahu siapa Angsa dan Serigala, saya merekomendasikan untuk baca wawancara yang di Formagz. Soalnya lucu abis. Diklik aja, Angsa dan Serigala; Menyatukan Sesuatu yang Berbeda. Disana dijelaskan, alasan band yang terbentuk tahun 2008 ini memberi nama Angsa dan Serigala pada band mereka, lalu aliran musik mereka, influence mereka, dan macam-macam lagi.

Yo wis lah, saya hanya ingin berbagi ini saja sebelum lupa dan malas. Sekarang saya harus melanjutkan belajar karena besok ujian CNP. Wish me luck.

Salah satu video Angsa dan Serigala - Hitam dan Putih
Continue reading "Angsa dan Serigala" Keluar Kandang
,

Safe and Sound, Song For Rue

Safe and Sound - Taylor Swift feat. The Civil Wars [Download]

I remember tears streaming down your face
When I said, I'll never let you go
When all those shadows almost killed your light
I remember you said, Don't leave me here alone
But all that's dead and gone and passed tonight

Just close your eyes
The sun is going down
You'll be alright
No one can hurt you now
Come morning light
You and I'll be safe and sound

Don't you dare look out your window darling
Everything's on fire
The war outside our door keeps raging on
Hold onto this lullaby
Even when the music's gone
Gone

Just close your eyes
The sun is going down
You'll be alright
No one can hurt you now
Come morning light
You and I'll be safe and sound

Just close your eyes
You'll be alright
Come morning light,
You and I'll be safe and sound



Awalnya saya hanya tahu lagu Eyes Open sebagai OST Hunger Games yang dinyanyikan Taylor swift, ternyata ada lagu Safe and Sound. Dengan segala kelaparan saya terhadap segala hal mengenai Hunger Games saya mencari video lagu itu dan wow, videonya keren. Awalnya saya kagum dengan gaun yang dipakai oleh Taylor, lalu kagum dengan tempat yang dipakai syuting itu. Keren, itu tempat dimana, boleh lah dipakai buat foto pre wedding. Itu sepertinya kalau calon suami saya sebangsa volturi baru tempat itu pantas dijadikan tempat foto pre wedding. Haha. Dan yang tidak kalah keren, adalah efek kebakaran di sekeliling tempat syuting video. Seolah menegaskan lirik Don't you dare look out your window darling, everything's on fire.

Rasanya lagu ini didekikasikan untuk Rue. Saya tidak terlalu wow dengan tokoh Rue, meski rata-rata penggemar Hunger Games akan menyukai Rue. Tapi saya tidak menyukainya karena Rue menjadi kelemahan Katniss. Orang yang membuat Katniss menunjukan kelemahannya. Sama seperti Primrose.


Well, saya tetap suka lagu ini. Dan makin kagum saja dengan Taylor Swift. Ekspresinya ketika menyanyikan lagu ini, euzz banget.

Ini behind the scene video klip Safe and Sound
Continue reading Safe and Sound, Song For Rue
, ,

Sexy, Free & Single! Make My Sister Crazy

Sexy, Free & Single - Super Junior [Download]

[All] Every single day I try
Jeongmal geoui da wass-eo
We get closer to a good time
Silyeondeul-e Say goodbye
Oh!

[Siwon] Sexy, Free & Single
Ijen junbineun wanryo
Sexy, Free & Single
I'm ready too, Bingo

[Donghae] Hei nuguna swibsali gajneun geon
Jaemieobsjanh-a~ jom deo nopge sege lalalalalala
[Kyuhyun] Wieseo bwa gyeondyeonaen jaga kkaedadge
Doeneun geos jom deo beotyeo beotyeo lalalalalala

[Sungmin] Nae saram-a saram-a nal deo mid-eojwo
Nan deudieo Wake up sumyeon-wilo
[Ryeowook] Gin silyeon-e deo gip-eojyeo nadawojyeo
Ijen Upgrade da-eum dangyelo naga oh

[All/Eunhyuk] Sum-i chage dallyeowa meosjige kkeutnaen
Geudae Have a good time, oneulmankeum Party time
[All/Leeteuk] Gaseum-i yodongchineun seungrireul mas bwa
Ijeneun Have a good time, nuga geudael maggena oh

[All] Sexy, Free & Single
I'm ready too, Bingo
Sexy, Free & Single
I'm ready too, Bingo oh
Yeogsi bullihan hwagryul-e majseo
Geobnaeji malgo
Yeogsi bullihan hwagryul-eun
Kkeutdo an bwado Bingo oh

[Eunhyuk] Mugeobdago museobdago pogihajineun ma
Ijebuteoga jinjja nananananana
[Yesung] Nuguna hanbeonjjeum da gyeokk-eo boneun geoppun
We fail, We lose, To win
Dulyeowohaji mal-a

[Donghae] Nae saram-a saram-a nan deo
Ganghaejyeoss-eo Yeah! deudieo uri, Time for romance
[Kangin] Deo meosjin kkum-eul hyanghae tto nal-agagess-eo
Dasi Upgrade jikyeobwa, matgyeobwa
[Sungmin] Nan jeomjeom daedamhae jineungeol
[All] Sexy, Sexy, Sexy
[Ryeowook] I geochin sesang-eul maju han chae ([Kyuhyun] Too hot)
[Leeteuk] Junbidoen jaman aneungeol
[All] Sexy, Sexy, Sexy
[Kyuhyun] Yeogin kkeutdo eobsneun byeonsumankeum Have Fun!

[All/Siwon] Sum-i chage dallyeowa meosjige kkeutnaen
Geudae Have a good time, oneulmankeum Party time ([Yesung] Party Time)
[All/Shindong] Gaseum-i yodongchineun seungrireul mas bwa
Ijeneun Have a good time ([Yesung] good time), nuga geudael maggena oh

[All] Sexy, Free & Single
Nan jom gwaenchanh-eun namja
Sexy, Free & Single
Neon jom daedanhan namja oh
Yeogsi bullihan hwaglyul-e majseo
Geobnaeji malgo
Yeogsi bullihan hwagryul-eun
Kkeutdo an bwado Bingo oh

[Yesung] I sesang kkeut-eseo
Tto han beon sum-eul dolligo
[Kyuhyun] Nal jikyeojun saram sojunghan mid-eum-eul
Ganjighae gidaehaedo joh-a
Let's go

[All] Sexy, Free & Single ([Kyuhyun] Oh oh! )
I'm ready too, Bingo ([Kyuhyun] Yeah! )
Sexy, Free & Single
I'm ready too, Bingo ([Kyuhyun] Oh Yeah! )
Sum-i chage dallyeowa meosjige kkeutnaen
Geudae Have a good time ([Yesung] Geudae Have a good time), oneulmankeum Party time ([Yesung] Party Time)
Gaseum-i yodongchineun seunglireul mas bwa ([Kyuhyun] seunglireul mas bwa)
Ijeneun Have a good time ([Kyuhyun] good time), nuga geudael maggena oh ([Kyuhyun] Oh! )

[Siwon] Sexy, Free & Single
I'm ready too, Bingo


Pagi-pagi adik saya sudah rame menanyakan cara download video di youtube, dengan tiga perempat mengantuk saya menjelaskan cara download tanpa peduli apa yang dia download. Jam 8 pagi ketika mata saya sudah benar-benar terbuka saya baru tahu kalau ternyata dia tengah mendownload MV Sexy, Free & Single milik Super Junior yang baru dirilis SM Entertainment malam tadi. Hoh, dasar abege.

Tengah hari dia marah-marah karena ternyata netbook-nya tidak bisa membuka file .webm (huahahahaa). File itu hanya bisa dibuka di notebook saya, tanpa pikir panjang dia memukul-mukul netbook-nya sendiri. Tidak saya halangi, toh itu bukan punya saya. Sampai akhirnya dia hanya menonton video berdurasi 3 menit 48 detik itu di netbook saya sambil berkata. "Pokoknya seharian saya ingin lihat video ini."

Istighfar, nak. -_________-

Ini video yang bikin adik saya jerit-jerit ga jelas.
Continue reading Sexy, Free & Single! Make My Sister Crazy

01 July 2012

,

Eyes Open - Katniss in The Song Taylor

Eyes Open - Taylor Swift Download

Everybody's waiting
Everybody's watching
Even when you're sleeping
Keep your ey-eyes open

A tricky thing
As yesterday we were just children
Playing soldiers
Just pretending
Dreaming dreams with happy endings
In backyards, winning battles with our wooden swords
But now we've stepped into a cruel world
Where everybody stands to keep score

Keep your eyes open

Everybody's waiting for you to breakdown
Everybody's watching to see the fallout
Even when you're sleeping, sleeping
Keep your eyes open
Keep your eyes open
Keep your eyes open

So here you are, two steps ahead and staying on guard
Every lesson forms a new scar
They never thought you'd make it this far
But turn around, they've surrounded you
It's a showdown, and nobody comes to save you now
But you've got something they don't
Yeah you've got something they don't
You've just gotta keep your eyes open

Everybody's waiting for you to breakdown
Everybody's watching to see the fallout
Even when you're sleeping, sleeping
Keep your eyes open
Keep your eyes open
Keep your eyes open

Keep your feet ready
Heartbeat steady
Keep your eyes open
Keep your aim locked
The night goes dark
Keep your eyes open

Everybody's waiting for you to breakdown
Everybody's watching to see the fallout
Even when you're sleeping, sleeping

Keep your eyes open
Keep your eyes open
Keep your eyes open
Keep your eyes open


Masih demam Hunger Games bagi saya. Gara-gara saya belum baca Mockingjay, sekuel ketiga sekaligus terakhir dari Hunger Games. Tapi memang, lebih karena alasan apapun, saya menyukai sekuel ini. Oya, kemarin saya baru selesai download film Battle Royale, belum ditonton, serem.

Mengenai lagunya, eh penyanyinya dulu deng. Saya tahu Taylor Swift di lagu Romeo and Juliet, karena lagunya enak dan gampang dihapal. Lalu dia pernah muncul di film Hannah Montana, dan akhirnya saya suka Taylor Swift karena lagunya yang berjudul Mean.

Mengenai soundtrack film Hunger Games dengan judul Eyes Open ini, dalem pastinya. kalimat dari keep your eyes open ini bisa disamakan dengan pesan Haymitch, satu-satunya pesan Haymitch. Tetaplah hidup. Atau bisa juga berarti kewaspadaan, dimana itu adalah hal yang sangat dibutuhkan di Hunger Games.

Tepat sekali. Lagu ini begitu Hunger Games. Begitu mencekam. Sangat fight. Tidak seperti OST Breaking Dawn, A thousand year, yang lebih romantis dan bisa dinyanyikan di acara pernikahan, meski isi filmnya juga fight. Tapi lagu eyes open ini cocok dinyanyikan ketika perang. Mungkin di kedua film sisanya, Hunger Games akan membuat soundtrack yang lebih romantis. Apapun itu, saya suka.

Pertama kali memahami lirik lagu Eyes Open, rasanya seperti membaca kembali novel Hunger Games dan mendengarkan perasaan Katniss Everdeen di arena. Menceritakan dari awal Katniss membicarakan mengenai Hunger Games bersama Gale di hutan sampai dia berada di arena. Wah, keren, keren, keren, ini lagu.

Di lagu ini, lirik yang paling saya sukai, yang buat saya Katniss banget adalah ...and nobody comes to save you now. But you've got something they don't. Yeah you've got something they don't. Yep, memanah, bertahan hidup saat lapar, dan tidak ingin menjadi pion dalam permainan yang dimiliki oleh Katniss.

Bagi saya Taylor Swift sukses menyanyikan lagu yang Katniss banget. Bravo!

Belum ada videonya, di akun Youtube Taylor Swift hanya ada liric version. Tak apa.
Continue reading Eyes Open - Katniss in The Song Taylor

19 June 2012

, , , ,

Berbicara Tentang Cerpen "Peluk"

Dengan segala kejadian yang saya alami beberapa hari terakhir, mendadak saya teringat cerpen 'peluk' yang ditulis Dee di Rectoverso. Awalnya ini bukan cerpen favorit saya, saya lebih suka cerpen 'cicak di dinding' sampai memutar lagunya berulang kali. Cerpen 'peluk' rasanya terlalu berat buat saya, mungkin karena saya enggan memikirkan konteks 'berpisah' antara dua pasangan yang sudah berjanji sehidup semati.

Tapi hari ini saya bersahabat dengan cerpen 'peluk'. Awalnya saya merasa mellow abis, kenapa mau pisah saja minta dipeluk, bodoh. Tapi ini bukan tentang kecengengan, justru keberanian. Keberanian untuk mengakui bahwa berpisah adalah satu-satunya jalan yang harus dilalui.

Dan saya mengerti sekarang.

Peluk - Dee feat. Aqi Alexa download

menahun, ku tunggu kata-kata
yang merangkum semua
dan kini ku harap ku dimengerti
walau sekali saja pelukku

tiada yang tersembunyi
tak perlu mengingkari
rasa sakitmu
rasa sakitku

tiada lagi alasan
inilah kejujuran
pedih adanya
namun ini jawabnya

lepaskanku segenap jiwamu
tanpa harus ku berdusta
karena kaulah satu yang kusayang
dan tak layak kau didera

sadari diriku pun kan sendiri
di dini hari yang sepi
tetapi apalah arti bersama, berdua
namun semu semata

tiada yang terobati
di dalam peluk ini
tapi rasakan semua
sebelum kau kulepas selamanya

tak juga kupaksakan
setitik pengertian
bahwa ini adanya
cinta yang tak lagi sama

lepaskanku segenap jiwamu
tanpa harus ku berdusta
karena kaulah satu yang kusayang
dan tak layak kau didera

dan kini ku berharap ku dimengerti
walau sekali saja pelukku



Cerpen Peluk - Dee

Ada keanehan yang menyembul keluar dan kini menguasai pikiranku, yang membuat aku berjarak dengan diriku sendiri dan memunculkan satu tanya: mengapa kulakukan ini? Keanehan lain menyusul, yakni jawaban muncul dengan sendirinya tanpa proses berpikir: memang ini jalannya. Itukah yang dinamakan firasat? Menahun sudah aku tahu, hari ini akan tiba. Tapi bagaimana bisa pernah kujelaskan? Aku menyayangimu seperti kusayangi diriku sendiri. Bagaimana bisa kita ingin pisah dengan diri sendiri?

Barangkali itulah mengapa kematian ada, aku menduga. Mengapa kita mengenal konsep berpisah dan bersua. Terkadang kita memang harus berpisah dengan diri kita sendiri; dengan proyeksi. Diri yang telah menjelma menjadi manusia yang kita cinta.

Sedari tadi kamu seperti orang kesakitan, merangkul erat badanmu sendiri dengan mulut terkatup rapat dan rahang mengencang. Aku ingin bilang, aku paham kenapa kamu sakit. Namun tak sepatah katapun keluar. Aku ingin bilang, aku sakit melihat kamu sakit. Namun bungkusan udara ini memberangus mulut kita berdua.

Mengapa kata-kata justru hilang pada saat seperti ini? Saat kulihat kamu butuh penghiburan, nasehat bijak, atau humor segar agar kesedihan ini beroleh penawar? Kemampuan kita berkata-kata menguap. Kemampuanku melucu lenyap. Kebisuan menjadi hadiah kebersamaan kita bertahun-tahun. Aku ingin bilang, berbarengan dengan makin pilunya hati ini, ada keindahan yang kurasakan, dan aku tak mengerti mengapa bisa demikian.

Pandangan mata kita yang sedari tadi berlari-lari mulai berani menemukan satu sama lain. Rasanya kita sama-sama tahu, entah kapan lagi tatapan seperti ini terjalin. Tak mungkin kulupa caramu memandangku, dan tak mungkin kau lupa bagaimana semua ini bermula. Aneh. Pada saat kita hendak berbalik dan menutup pintu, mendadak ruang yang kita tinggalkan memunculkan keindahan yang selama ini entah bersembunyi di mana.

Tanganmu bergerak bimbang seperti ingin meraih tanganku, tapi kau urungkan niat itu. Dua manusia yang sudah bercinta bertahun-tahun dan merasakan setiap jengkal kulit masing-masing, mendadak enggan untuk bersentuhan.

‘Habis ini, lalu apa? Kamu sendirian. Aku sendirian. Buat apa? Kenapa kita tidak berdua lagi saja?’

Suaramu pertama dalam setengah jam terakhir.

Mulutku refleks membuka, ingin menjawab. Tapi tak ada bunyi keluar selain tiupan karbondioksida. Aku tak tahu jawabannya. Aku tidak tahu sesudah ini lantas terjadi apa. Aku tidak tahu kenapa dua manusia yang saling sayang harus kembali berjalan sendiri-sendiri.

Namun kurasa hatimu tahu, seperti hatiku pun tahu. Jika malam ini kita memutuskan untuk terus bersama, itu karena kita tidak tahu bagaimana menangani kesendirian. Aku tidak ingin bersamamu cuma karena enggan sendiri. Kau tidak layak untuk itu. Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukannya ketakutan akan sepi.

‘Apa artinya ‘cinta yang tidak lagi sama’ yang kamu sebut-sebut sejak tadi itu? Memang cinta itu ada berapa macam?’ tanyamu dengan nada meninggi. Air mata yang tadi sudah reda tampak siap-siap melancarkan serangan lanjutan. Entah berapa gelontor lagi yang bakal tiba. Mendadak aku lelah karena harus menjelaskan variasi cinta macam pedagang yang mempresentasikan katalog produk.

Aku tidak tahu cinta punya berapa macam varian. Kau harus bertanya langsung pada hatiku, karena dialah yang satu hari menutup dan berkata: ‘cukup.’ Dia yang berkata: ‘aku tidak lagi jatuh, jalan ini sudah jadi jalan lurus. Teruskan maka aku mati, karena takdirku adalah jatuh. Bukan berjalan di setapak datar apalagi mendaki.’

Hati adalah air, aku lantas menyimpulkan. Baru mengalir jika menggulir dari tempat tinggi ke tempat lebih rendah. Ada gravitasi yang secara alamiah menggiringnya. Dan jika peristiwa jatuh hati diumpamakan air terjun, maka bersamamu aku sudah merasakan terjun, jumpalitan, lompat indah. Berkali-kali. Namun kanal hidup membawa aliran itu ke sebuah tempat datar, dan hatiku berhenti mengalir. Siapa yang mengatur itu? Aku pun tak tahu. Barangkali kita berdua, tanpa kita sadari. Barangkali hidup itu sendiri, sehingga sia-sia menyalahkan siapa-siapa.

Aku ingin mengalir. Hatiku belum mau mati. Aliran ini harus kembali memecah dua agar kita sama-sama bergerak. Sebelum kita terlalu jengah dan akhirnya pisah dalam amarah.

Jadi, aku tidak tahu cinta itu terdiri dari berapa macam. Yang kutahu, cinta ini tersendat, dan hatiku seperti mau mati pengap. Kendati kusayang kamu lebih dari siapapun yang kutahu. Kendati bersamamu senyaman berselimut pada saat hujan. Aku aman. Namun aku mengerontang kekeringan. Dan kini kutersadar, aku butuh hujan itu. Lebih dari apapun.

‘Kamu akan menyesal…’ gumammu lagi.

Mungkin. Kini kita tak mungkin tahu.

‘Enam tahun. Kita akan buang enam tahun itu begitu saja?’ Retoris dan getir, kamu bertanya.

Kamu bukan tisu sekali pakai. Kita tidak mungkin membuang apapun jika kita percaya hati bukan diperuntukkan untuk menyimpan. Otakku merekam dan menyimpan kamu, kita, dan enam tahun ini. Hati tidak pernah menyimpan apa-apa. Ia menyalurkan segalanya. Mengalir, hanya mengalir. Namun kata-kata membeku di ujung mulutku seperti stalaktit dan stalagmit. Tampak dinamis dalam konsep tapi tak bergerak.

‘Ngomong, dong!’ Tiba-tiba suaramu meledak murka.

Bentakanmu seperti aba-aba perwira yang menggerakkan kedua tanganku untuk tahu-tahu merengkuhmu. Refleks yang tak kusangka akan muncul.

Tubuhmu berontak. Kurasakan amarahmu, sakitmu. Kupererat rengkuhanku. Tanganmu meronta, berusaha melepaskan diri. Wajahmu kau tarik menjauh. Segala macam cara kau kerahkan untuk bebas dari pelukanku. Namun aku bertahan.

Rasakan, bisikku dalam hati. Panas tubuh kita berdua mencairkan apa yang sudah beku bertahun-tahun. Rasakan betapa lamanya kita terlelap dan membiarkan aliran itu padam. Begitu terbiasa kita memandangi taring-taring es itu hingga menjadi layaknya aksesoris ruangan, padahal kita sudah mau mati kedinginan, kekeringan. Kamu tak layak didera. Kita tak layak disiksa.

Berangsur, tubuhmu tenang. Otot-ototmu yang tegang mulai melemas, lelah meronta, dan lunglai pasrah dalam pelukanku. Kau mulai menangis. Aku mulai menangis. Lenganmu perlahan mendaki dan balik mendekapku. Kita resmi berpelukan.

Cukup lama tubuh kita terpaut hingga kata-kata yang menggantung beku mulai cair dan mengalir ke dalam darah kita masing-masing. Hatimu tahu, seperti hatiku pun tahu. Nadi kita mendenyutkan pesan-pesan yang tahunan sudah menanti untuk bersuara. Inilah keindahan yang kumaksud. Kejujuran tanpa suara yang tak menyisakan ruang untuk dusta. Sakit ini tak terobati dan bukan untuk diobati. Dan itu jugalah keindahan yang kumaksud. Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.

Hati-hati, lenganku melonggar, melepaskan tubuhmu. Aku tahu aku telah dimengerti, meski sekali saja pelukanku.

Aliran ini memecah. Indah. Meski aku berbalik pergi dan tak kembali.

Continue reading Berbicara Tentang Cerpen "Peluk"

15 June 2012

A Thousand Year

Christina Perri - A Thousand Year [Download]

(Verse 1)
Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I'm afraid
To fall
But watching you stand alone
All of my doubt
Suddenly goes away somehow

One step closer

(Chorus)
I have died everyday
waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

(Verse 2)
Time stands still
beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything
Take away
What's standing in front of me
Every breath,
Every hour has come to this

One step closer

(Chorus)
I have died everyday
Waiting for you
Darlin' don't be afraid
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

One step closer
One step closer

(Chorus)
I have died everyday
Waiting for you
Darlin' don't be afraid,
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

And all along I believed
I would find you
Time has brought
Your heart to me
I have loved you for a
Thousand years
I'll love you for a
Thousand more

Continue reading A Thousand Year